Rabu, 07 Desember 2011

MUSIK SERIOSA

Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 19.27 0 komentar Link ke posting ini
Opera seria atau melodramma serio adalah istilah musik bahasa Italia untuk jenis opera Italia yang "serius", yang terkenal di Eropa dari tahun 1720-an sampai sekitar 1770. Istilah ini digunakan saat opera seria tidak lagi populer, untuk membedakan dari opera buffa, jenis opera komedi yang berasal dari commedia dell'arte.

Opera seria tidak hanya dihasilkan di Italia, namun juga di Habsburg Austria, Inggris, Dresden, Spanyol, dan lain-lain. Pencipta opera seria antara lain Johann Adolf Hasse, Leonardo Vinci, George Frideric Handel, Tommaso Traetta, Gluck, dan Mozart.

Senin, 05 Desember 2011

HIP-HOP

Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.25 1 komentar Link ke posting ini
Hip-hop adalah sebuah gerakan kebudayaan yang mulai tumbuh sekitar tahun 1970’an yang dikembangkan oleh masyarakat Afro-Amerika dan Latin-Amerika. Hip Hop merupakan perpaduan yang sangat dinamis antara elemen-elemen yang terdiri dari MCing (lebih dikenal rapping), DJing, Breakdance, dan Graffiti. Belakangan ini elemen Hip Hop juga diwarnai oleh beatboxing, fashion, bahasa slang, dan gaya hidup lainnya.
Awalnya pertumbuhan Hip Hop dimulai dari The Bronx di kota New York dan terus berkembang dengan pesat hingga keseluruh dunia. Hip hop pertama kali diperkenalkan oleh seorang Afro-Amerika, Grandmaster Flash dan The Furious Five. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik. "Rapping" kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya, musik tersebut kemudian diisi dengan tarian patah-patah yang dikenal dengan breakdance. Pada perkembangannya Hip Hop juga dianggap sebagai bagian dari seni dan untuk mengekspresikan seni visual muncullah Graffiti sebagai bagaian dari budaya Hip Hop.

Kamis, 01 Desember 2011

Keroncong

Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 21.28 0 komentar Link ke posting ini
Keroncong merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik keroncong, flute, dan seorang penyanyi wanita.

Asal-usul

Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. Dari daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini. Bentuk awal musik ini disebut moresco (sebuah tarian asal Spanyol, seperti polka agak lamban ritmenya), di mana salah satu lagu oleh Kusbini disusun kembali kini dikenal dengan nama Kr. Muritsku, yang diiringi oleh alat musik dawai. Musik keroncong yang berasal dari Tugu disebut keroncong Tugu. Dalam perkembangannya, masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara, seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara, bahkan hingga ke Semenanjung Malaya. Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an, dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950, dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). Meskipun demikian, musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang.

Penyanyi

Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 05.23 0 komentar Link ke posting ini
Penyanyi adalah orang yang menggunakan suaranya sebagai alat untuk menciptakan musik.
Ada beberapa macam penyanyi:  
  •  penyanyi utama (yang menyanyikan paling banyak bagian sebuah lagu)
  • penyanyi latar (yang menyanyikan sebagian dari lagu dan memberikan vokal tambahan bagi penyanyi utama)
Kategori
    Penyanyi biasanya dikategorikan menurut jenis kelamin: 

    Kamis, 24 November 2011

    Drama Musikal

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 23.51 0 komentar Link ke posting ini
    Drama musikal adalah satu bentuk ekspresi kesenian yang dikolaborasikan antara musik, laku, gerak dan tari, yang menggambarkan suatu cerita yang dikemas dengan tata koreografi dan musik yang menarik sehingga terbentuklah sebuah drama musik atau kadang di kenal dengan “musical play”
    Faktor emosional dari drama – humor, cinta, amarah – dikomunikasikan lewat kata – kata, musik, gerakan, dan aspek teknis dari hiburan yang digabungkan secara keseluruhan

    Rabu, 23 November 2011

    Musik Nusantara

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 19.32 0 komentar Link ke posting ini
    Pengertian Musik Nusantara
    Musik Nusantara adalah seluruh musik yang berkembang di Nusantara ini, yang menunjukkan atau menonjolkan ciri keindonesiaan, baik dalam bahasa maupun gaya melodinya. Musik Nusantara terdiri dari musik tradisi daerah, musik keroncong, musik dangdut, musik langgam, musik gambus, musik perjuangan, dan musik pop.

    B.            Sejarah Musik Nusantara


    Terdapat tahapan- tahapan perkembangan musik Indonesia (nusantara). tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

    Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- Buddha

    Pada masa ini, musik dipakai sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi- bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya.

    MUSIK ANSAMBEL

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.55 0 komentar Link ke posting ini

    Pada zaman dahulu, orang menciptakan musik semata-mata untuk kepentingan upacara ritual, yaitu sebagai pengantar doa kepada dewa atau sesuatu yang mereka percayai. Musik yang mereka ciptakan, belum menggunakan alat-alat musik sebagaimana kita ketahui saat ini.

    Seiring dengan perkembangan peradaban manusia, alat musik mengalami perubahan. Sebelumnya, orang yang hanya memanfaatkan tubuh sebagai alat musik dan hanya bersifat ritmis.
    Musik merupakan napas bagi kehidupan semua orang. Musik mampu menyatukan berbagai perbedaan yang ada di antara manusia. Bahkan, musik mampu menjadi media komunikasi di antara semua lapisan masyarakat tanpa memperdulikan perbedaan harkat dan martabat.
    Perkembangan yang terjadi pada musik saat ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan tatanan kehidupan manusia. Musik saat ini tidak lagi dijadikan sarana peribadatan, tetapi sudah menjadi sarana hiburan dan pendidikan. Musik saat ini telah menjadi sesuatu yang universal dan dapat dinikmati semua orang.

    Senin, 21 November 2011

    Fonologi

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 08.20 0 komentar Link ke posting ini
    Pengertia fonologi adalah bagian tata bahasa atau bidang ilmu bahasa yang menganalisis bunyi bahasa secara umum. Istilah fonologi ini berasal dari gabungan dua kata Yunani yaitu phone yang berarti bunyi dan logos yang berarti tatanan, kata, atau ilmu disebut juga tata bunyi. Fonologi terbadi dari dua bagian, yaitu Fonetik dan Fonemik.
    Fonetik adalah bagian fonologi yang mempelajari cara menghasilkan bunyi bahasa atau bagaimana suatu bunyi bahasa diproduksi oleh alat ucap manusia.
    Fonemik adalah bagian fonologi yang mempelajari bunyi ujaran menurut fungsinya sebagai pembeda arti.
    istilah lain yang berkaitan dengan Fonologi antara lain fona, fonem, konsonan, dan vokal.
    pengertian fonologi

    Rabu, 07 Desember 2011

    MUSIK SERIOSA

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 19.27 0 komentar Link ke posting ini
    Opera seria atau melodramma serio adalah istilah musik bahasa Italia untuk jenis opera Italia yang "serius", yang terkenal di Eropa dari tahun 1720-an sampai sekitar 1770. Istilah ini digunakan saat opera seria tidak lagi populer, untuk membedakan dari opera buffa, jenis opera komedi yang berasal dari commedia dell'arte.

    Opera seria tidak hanya dihasilkan di Italia, namun juga di Habsburg Austria, Inggris, Dresden, Spanyol, dan lain-lain. Pencipta opera seria antara lain Johann Adolf Hasse, Leonardo Vinci, George Frideric Handel, Tommaso Traetta, Gluck, dan Mozart.

    Senin, 05 Desember 2011

    HIP-HOP

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.25 1 komentar Link ke posting ini
    Hip-hop adalah sebuah gerakan kebudayaan yang mulai tumbuh sekitar tahun 1970’an yang dikembangkan oleh masyarakat Afro-Amerika dan Latin-Amerika. Hip Hop merupakan perpaduan yang sangat dinamis antara elemen-elemen yang terdiri dari MCing (lebih dikenal rapping), DJing, Breakdance, dan Graffiti. Belakangan ini elemen Hip Hop juga diwarnai oleh beatboxing, fashion, bahasa slang, dan gaya hidup lainnya.
    Awalnya pertumbuhan Hip Hop dimulai dari The Bronx di kota New York dan terus berkembang dengan pesat hingga keseluruh dunia. Hip hop pertama kali diperkenalkan oleh seorang Afro-Amerika, Grandmaster Flash dan The Furious Five. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik. "Rapping" kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya, musik tersebut kemudian diisi dengan tarian patah-patah yang dikenal dengan breakdance. Pada perkembangannya Hip Hop juga dianggap sebagai bagian dari seni dan untuk mengekspresikan seni visual muncullah Graffiti sebagai bagaian dari budaya Hip Hop.

    Kamis, 01 Desember 2011

    Keroncong

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 21.28 0 komentar Link ke posting ini
    Keroncong merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik keroncong, flute, dan seorang penyanyi wanita.

    Asal-usul

    Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. Dari daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini. Bentuk awal musik ini disebut moresco (sebuah tarian asal Spanyol, seperti polka agak lamban ritmenya), di mana salah satu lagu oleh Kusbini disusun kembali kini dikenal dengan nama Kr. Muritsku, yang diiringi oleh alat musik dawai. Musik keroncong yang berasal dari Tugu disebut keroncong Tugu. Dalam perkembangannya, masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara, seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara, bahkan hingga ke Semenanjung Malaya. Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an, dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950, dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). Meskipun demikian, musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang.

    Penyanyi

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 05.23 0 komentar Link ke posting ini
    Penyanyi adalah orang yang menggunakan suaranya sebagai alat untuk menciptakan musik.
    Ada beberapa macam penyanyi:  
    •  penyanyi utama (yang menyanyikan paling banyak bagian sebuah lagu)
    • penyanyi latar (yang menyanyikan sebagian dari lagu dan memberikan vokal tambahan bagi penyanyi utama)
    Kategori
      Penyanyi biasanya dikategorikan menurut jenis kelamin: 

      Kamis, 24 November 2011

      Drama Musikal

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 23.51 0 komentar Link ke posting ini
      Drama musikal adalah satu bentuk ekspresi kesenian yang dikolaborasikan antara musik, laku, gerak dan tari, yang menggambarkan suatu cerita yang dikemas dengan tata koreografi dan musik yang menarik sehingga terbentuklah sebuah drama musik atau kadang di kenal dengan “musical play”
      Faktor emosional dari drama – humor, cinta, amarah – dikomunikasikan lewat kata – kata, musik, gerakan, dan aspek teknis dari hiburan yang digabungkan secara keseluruhan

      Rabu, 23 November 2011

      Musik Nusantara

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 19.32 0 komentar Link ke posting ini
      Pengertian Musik Nusantara
      Musik Nusantara adalah seluruh musik yang berkembang di Nusantara ini, yang menunjukkan atau menonjolkan ciri keindonesiaan, baik dalam bahasa maupun gaya melodinya. Musik Nusantara terdiri dari musik tradisi daerah, musik keroncong, musik dangdut, musik langgam, musik gambus, musik perjuangan, dan musik pop.

      B.            Sejarah Musik Nusantara


      Terdapat tahapan- tahapan perkembangan musik Indonesia (nusantara). tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

      Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- Buddha

      Pada masa ini, musik dipakai sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi- bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya.

      MUSIK ANSAMBEL

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.55 0 komentar Link ke posting ini

      Pada zaman dahulu, orang menciptakan musik semata-mata untuk kepentingan upacara ritual, yaitu sebagai pengantar doa kepada dewa atau sesuatu yang mereka percayai. Musik yang mereka ciptakan, belum menggunakan alat-alat musik sebagaimana kita ketahui saat ini.

      Seiring dengan perkembangan peradaban manusia, alat musik mengalami perubahan. Sebelumnya, orang yang hanya memanfaatkan tubuh sebagai alat musik dan hanya bersifat ritmis.
      Musik merupakan napas bagi kehidupan semua orang. Musik mampu menyatukan berbagai perbedaan yang ada di antara manusia. Bahkan, musik mampu menjadi media komunikasi di antara semua lapisan masyarakat tanpa memperdulikan perbedaan harkat dan martabat.
      Perkembangan yang terjadi pada musik saat ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan tatanan kehidupan manusia. Musik saat ini tidak lagi dijadikan sarana peribadatan, tetapi sudah menjadi sarana hiburan dan pendidikan. Musik saat ini telah menjadi sesuatu yang universal dan dapat dinikmati semua orang.

      Senin, 21 November 2011

      Fonologi

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 08.20 0 komentar Link ke posting ini
      Pengertia fonologi adalah bagian tata bahasa atau bidang ilmu bahasa yang menganalisis bunyi bahasa secara umum. Istilah fonologi ini berasal dari gabungan dua kata Yunani yaitu phone yang berarti bunyi dan logos yang berarti tatanan, kata, atau ilmu disebut juga tata bunyi. Fonologi terbadi dari dua bagian, yaitu Fonetik dan Fonemik.
      Fonetik adalah bagian fonologi yang mempelajari cara menghasilkan bunyi bahasa atau bagaimana suatu bunyi bahasa diproduksi oleh alat ucap manusia.
      Fonemik adalah bagian fonologi yang mempelajari bunyi ujaran menurut fungsinya sebagai pembeda arti.
      istilah lain yang berkaitan dengan Fonologi antara lain fona, fonem, konsonan, dan vokal.
      pengertian fonologi
       

      all about music Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal