Rabu, 07 Desember 2011

MUSIK SERIOSA

Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 19.27 0 komentar Link ke posting ini
Opera seria atau melodramma serio adalah istilah musik bahasa Italia untuk jenis opera Italia yang "serius", yang terkenal di Eropa dari tahun 1720-an sampai sekitar 1770. Istilah ini digunakan saat opera seria tidak lagi populer, untuk membedakan dari opera buffa, jenis opera komedi yang berasal dari commedia dell'arte.

Opera seria tidak hanya dihasilkan di Italia, namun juga di Habsburg Austria, Inggris, Dresden, Spanyol, dan lain-lain. Pencipta opera seria antara lain Johann Adolf Hasse, Leonardo Vinci, George Frideric Handel, Tommaso Traetta, Gluck, dan Mozart.

Senin, 05 Desember 2011

HIP-HOP

Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.25 1 komentar Link ke posting ini
Hip-hop adalah sebuah gerakan kebudayaan yang mulai tumbuh sekitar tahun 1970’an yang dikembangkan oleh masyarakat Afro-Amerika dan Latin-Amerika. Hip Hop merupakan perpaduan yang sangat dinamis antara elemen-elemen yang terdiri dari MCing (lebih dikenal rapping), DJing, Breakdance, dan Graffiti. Belakangan ini elemen Hip Hop juga diwarnai oleh beatboxing, fashion, bahasa slang, dan gaya hidup lainnya.
Awalnya pertumbuhan Hip Hop dimulai dari The Bronx di kota New York dan terus berkembang dengan pesat hingga keseluruh dunia. Hip hop pertama kali diperkenalkan oleh seorang Afro-Amerika, Grandmaster Flash dan The Furious Five. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik. "Rapping" kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya, musik tersebut kemudian diisi dengan tarian patah-patah yang dikenal dengan breakdance. Pada perkembangannya Hip Hop juga dianggap sebagai bagian dari seni dan untuk mengekspresikan seni visual muncullah Graffiti sebagai bagaian dari budaya Hip Hop.

Kamis, 01 Desember 2011

Keroncong

Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 21.28 0 komentar Link ke posting ini
Keroncong merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik keroncong, flute, dan seorang penyanyi wanita.

Asal-usul

Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. Dari daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini. Bentuk awal musik ini disebut moresco (sebuah tarian asal Spanyol, seperti polka agak lamban ritmenya), di mana salah satu lagu oleh Kusbini disusun kembali kini dikenal dengan nama Kr. Muritsku, yang diiringi oleh alat musik dawai. Musik keroncong yang berasal dari Tugu disebut keroncong Tugu. Dalam perkembangannya, masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara, seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara, bahkan hingga ke Semenanjung Malaya. Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an, dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950, dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). Meskipun demikian, musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang.

Penyanyi

Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 05.23 0 komentar Link ke posting ini
Penyanyi adalah orang yang menggunakan suaranya sebagai alat untuk menciptakan musik.
Ada beberapa macam penyanyi:  
  •  penyanyi utama (yang menyanyikan paling banyak bagian sebuah lagu)
  • penyanyi latar (yang menyanyikan sebagian dari lagu dan memberikan vokal tambahan bagi penyanyi utama)
Kategori
    Penyanyi biasanya dikategorikan menurut jenis kelamin: 

    Kamis, 24 November 2011

    Drama Musikal

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 23.51 0 komentar Link ke posting ini
    Drama musikal adalah satu bentuk ekspresi kesenian yang dikolaborasikan antara musik, laku, gerak dan tari, yang menggambarkan suatu cerita yang dikemas dengan tata koreografi dan musik yang menarik sehingga terbentuklah sebuah drama musik atau kadang di kenal dengan “musical play”
    Faktor emosional dari drama – humor, cinta, amarah – dikomunikasikan lewat kata – kata, musik, gerakan, dan aspek teknis dari hiburan yang digabungkan secara keseluruhan

    Rabu, 23 November 2011

    Musik Nusantara

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 19.32 0 komentar Link ke posting ini
    Pengertian Musik Nusantara
    Musik Nusantara adalah seluruh musik yang berkembang di Nusantara ini, yang menunjukkan atau menonjolkan ciri keindonesiaan, baik dalam bahasa maupun gaya melodinya. Musik Nusantara terdiri dari musik tradisi daerah, musik keroncong, musik dangdut, musik langgam, musik gambus, musik perjuangan, dan musik pop.

    B.            Sejarah Musik Nusantara


    Terdapat tahapan- tahapan perkembangan musik Indonesia (nusantara). tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

    Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- Buddha

    Pada masa ini, musik dipakai sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi- bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya.

    MUSIK ANSAMBEL

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.55 0 komentar Link ke posting ini

    Pada zaman dahulu, orang menciptakan musik semata-mata untuk kepentingan upacara ritual, yaitu sebagai pengantar doa kepada dewa atau sesuatu yang mereka percayai. Musik yang mereka ciptakan, belum menggunakan alat-alat musik sebagaimana kita ketahui saat ini.

    Seiring dengan perkembangan peradaban manusia, alat musik mengalami perubahan. Sebelumnya, orang yang hanya memanfaatkan tubuh sebagai alat musik dan hanya bersifat ritmis.
    Musik merupakan napas bagi kehidupan semua orang. Musik mampu menyatukan berbagai perbedaan yang ada di antara manusia. Bahkan, musik mampu menjadi media komunikasi di antara semua lapisan masyarakat tanpa memperdulikan perbedaan harkat dan martabat.
    Perkembangan yang terjadi pada musik saat ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan tatanan kehidupan manusia. Musik saat ini tidak lagi dijadikan sarana peribadatan, tetapi sudah menjadi sarana hiburan dan pendidikan. Musik saat ini telah menjadi sesuatu yang universal dan dapat dinikmati semua orang.

    Senin, 21 November 2011

    Fonologi

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 08.20 0 komentar Link ke posting ini
    Pengertia fonologi adalah bagian tata bahasa atau bidang ilmu bahasa yang menganalisis bunyi bahasa secara umum. Istilah fonologi ini berasal dari gabungan dua kata Yunani yaitu phone yang berarti bunyi dan logos yang berarti tatanan, kata, atau ilmu disebut juga tata bunyi. Fonologi terbadi dari dua bagian, yaitu Fonetik dan Fonemik.
    Fonetik adalah bagian fonologi yang mempelajari cara menghasilkan bunyi bahasa atau bagaimana suatu bunyi bahasa diproduksi oleh alat ucap manusia.
    Fonemik adalah bagian fonologi yang mempelajari bunyi ujaran menurut fungsinya sebagai pembeda arti.
    istilah lain yang berkaitan dengan Fonologi antara lain fona, fonem, konsonan, dan vokal.
    pengertian fonologi

    Paranada

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 08.13 0 komentar Link ke posting ini





    Paranada terdiri atas lima garis dan empat spasi.
    Dalam notasi musik balok, paranada adalah lima garis horisontal tempat not ditulis. Not dapat diletakkan di garis atau di antara garis (spasi) paranada. Garis paranada diberi nomor dari bawah ke atas; garis paling bawah disebut garis pertama dan garis paling atas disebut garis kelima. Not yang terletak di garis atau spasi lebih tinggi berarti memiliki tinggi nada lebih tinggi.
    Not pada paranada dibaca dari kiri ke kanan. Not yang terletak di sebelah kiri dimainkan sebelum not di sebelah kanan.

    Tangga nada diatonik

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 08.02 0 komentar Link ke posting ini

    Dalam teori musik, skala diatonik adalah komponen dasar teori musik dunia Barat. Skala diatonik memiliki tujuh not yang berbeda dalam satu oktaf. Not-not ini adalah not-not putih pada piano. Dalam notasi solmisasi, not-not tersebut adalah "Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si". (Kadang-kadang, 'Si' direpresentasikan dengan 'Ti' agar huruf pertama setiap not berbeda).

    Skala mayor dimulai dengan not pertama (Do), dan berakhir sampai not 'Do' yang ada satu oktaf diatas Do yang pertama.

    Rabu, 16 November 2011

    Piano

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 20.09 0 komentar Link ke posting ini

    Piano adalah alat musik yang dimainkan dengan jari-jemari tangan. Pemain piano disebut pianis.

    Pada saat awal-awal diciptakan, suara piano tidak sekeras piano abad XX-an, seperti piano yang dibuat oleh Bartolomeo Cristofori (16551731) buatan 1720. Pasalnya, tegangan senar piano kala itu tidak sekuat sekarang. Kini piano itu dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York.
    Meskipun siapa penemu pertama piano, yang awalnya dijuluki gravecembalo col piano e forte (harpsichord dengan papan tuts lembut dan bersuara keras), masih menjadi perdebatan, banyak orang mengakui, Bartolomeo Cristofori sebagai penciptanya. Piano juga bukan alat musik pertama yang menggunakan papan tuts dan bekerja dengan dipukul. Alat musik berprinsip kerja mirip piano telah ada sejak 1440.
    Piano sendiri lahir dari keinginan untuk menggabungkan keindahan nada clavichord dengan kekuatan harpsichord. Hasrat itu mendorong Marius dari Paris (1716), Schroter dari Saxony (1717), dan Christofori (1720) dari Padua, Italia, untuk membuat piano. Namun, hasil utuh dan lengkap cuma ditunjukkan Bartolomeo Christofori. Dari piano ciptaan pemelihara harpsichord dan spinet (harpsichord kecil) di Istana Florentine - kediaman Pangeran Ferdinand de’Medici - inilah piano modern berakar.
    Pada pertengahan abad XVII piano dibuat dengan beberapa bentuk. Awalnya, ada yang dibuat mirip desain harpsichord, dengan dawai menjulang. Piano menjadi lebih rendah setelah John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya menjadi sejajar lantai. Lalu, dengan munculnya tuntutan instrumen musik lebih ringan, tidak mahal, dan dengan sentuhan lebih ringan, para pembuat piano Jerman menjawabnya dengan piano persegi. Sampai 1860 piano persegi ini mendominasi penggunaan piano di rumah.

    Rabu, 02 November 2011

    Notasi Musik

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 20.58 0 komentar Link ke posting ini
    Notasi musik adalah sistem penulisan karya musik. Dalam notasi musik, nada dilambangkan oleh notnada dan not saling dipertukarkan penggunaannya). Tulisan musik biasa disebut partitur. (walaupun kadang istilah
    Notasi musik standar saat ini adalah notasi balok, yang didasarkan pada paranada dengan lambang untuk tiap nada menunjukkan durasi dan ketinggian nada tersebut. Tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Durasi nada ditunjukkan dalam ketukan.
    Terdapat pula bentuk notasi lain, misalnya notasi angka yang juga digunakan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia, India, dan Tiongkok

    Notasi Gregorian awal notasi balok
    Notasi Gregorian, ditemukan oleh Paus Agung Gregori pada tahun 590, adalah awal penulisan musik dengan not balok. Namun, Notasi Gregorian belum ada panjang nada (dinyanyikan sesuai perasaan penyanyi) dan masih dengan balok not yang 4 baris.
    Gambar sebelah: Diambil dari Kyrie eleison (Orbis factor).

    Jumat, 28 Oktober 2011

    Alat Musik

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 00.22 0 komentar Link ke posting ini
    Alat musik merupakan suatu instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk tujuan menghasilkan musik. Pada prinsipnya, segala sesuatu yang memproduksi suara, dan dengan cara tertentu bisa diatur oleh musisi, dapat disebut sebagai alat musik. Walaupun demikian, istilah ini umumnya diperuntukkan bagi alat yang khusus ditujukan untuk musik. Bidang ilmu yang mempelajari alat musik disebut organologi.

    Alat musik berdasarkan sumber bunyinya

    Rabu, 26 Oktober 2011

    Komposer

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 21.27 0 komentar Link ke posting ini
    Sebuah komposer (Latin com + ponere, harfiah "orang yang menempatkan bersama-sama") adalah orang yang menciptakan musik , baik dengan notasi musik atau tradisi lisan , untuk interpretasi dan kinerja , atau melalui manipulasi langsung dari bahan sonik melalui media elektronik [ klarifikasi diperlukan ] . The level of distinction between composers and other musicians varies, which affects issues such as copyright [ specify ] and the deference given to individual interpretations of a prticular piece of music. [ citation needed ] In the development of European music , the function of composing music initially did not have much greater importance than thata of performing it. [ citation needed ] The preservation of individual compositions did not receive enormous attention and musicians generally had no qualms about modifying compositions for performance. Tingkat perbedaan antara komposer dan musisi

    Orkestra

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 21.22 0 komentar Link ke posting ini
    Orkestra adalah kelompok musisi yang memainkan alat musik bersama. Mereka biasanya memainkan musik klasik. Orkestra yang besar kadang-kadang disebut sebagai "orkestra simponi". Orkestra simponi memiliki sekitar 100 pemain, sementara orkestra yang kecil hanya memiliki 30 atau 40 pemain. Jumlah pemain musik bergantung pada musik yang mereka mainkan dan besarnya tempat mereka bermain.
    Sebuah orkestra adalah cukup besar ansambel instrumen yang berisi bagian dari string, kuningan, Eropa:, dan instrumen perkusi. The term orchestra derives from the Greek ορχήστρα , the name for the area in front of an ancient Greek stage reserved for the Greek chorus . Orkestra Istilah berasal dari Yunani ορχήστρα, nama untuk area di depan sebuah panggung Yunani kuno disediakan untuk chorus Yunani . The orchestra grew by accretion throughout the 18th and 19th centuries, but changed very little in composition during the course of the 20th century. Orkestra tumbuh akresi sepanjang abad 18 dan 19, namun sangat sedikit berubah dalam komposisi selama abad ke-20.
    Dublin Philharmonic Orchestra Dublin Philharmonic Orchestra

    Selasa, 25 Oktober 2011

    Musik Reggae

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 04.13 0 komentar Link ke posting ini
    Reggae adalah suatu aliran musik yang awalnya dikembangkan di Jamaika pada akhir era 60-an. Sekalipun kerap dipergunakan secara luas untuk menyebut hampir segala jenis musik Jamaika, istilah reggae lebih tepatnya merujuk pada gaya musik khusus yang muncul mengikuti perkembangan ska dan rocksteady.
    Reggae berbasis pada gaya ritmis yang bercirikan aksen pada off-beat atau sinkopasi, yang disebut sebagai skank. Pada umumnya reggae memiliki tempo lebih lambat daripada ska maupun rocksteady. Biasanya dalam reggae terdapat aksentuasi pada ketukan kedua dan keempat pada setiap bar, dengan gitar rhythm juga memberi penekanan pada ketukan ketiga; atau menahan kord pada ketukan kedua sampai ketukan keempat dimainkan. Utamanya "ketukan ketiga" tersebut, selain tempo dan permainan bassnya yang kompleks yang membedakan reggae dari rocksteady, meskipun rocksteady memadukan pembaruan-pembaruan tersebut secara terpisah.


    Musik Dangdut

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 04.08 0 komentar Link ke posting ini
    Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.

    Musik Pop

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 03.59 0 komentar Link ke posting ini

    Musik populer atau Musik pop adalah nama bagi aliran-aliran musik yang didengar luas oleh pendengarnya dan kebanyak bersifat komersial.
    Musik populer pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1920 di mana rekaman pertama kali dibuat berdasarkan penemuan Thomas Edison, dibedakan dengan Musik Klasik, Musik Jazz, Musik Tradisional, Musik Blues, kemudian juga berkembang ke negara-negara lain sedunia.

    Sejarah Musik Pop sejak 1920

    Musik R&B

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 03.45 0 komentar Link ke posting ini
    R&B (ditulis juga RnB, singkatan dari rhythm and blues) adalah genre musik populer yang menggabungkan jazz, gospel, dan blues, yang pertama kali diperkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika. Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik di Amerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard.[1] Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni 1949.[2] Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues and Rhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaan rekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal.

    Sejarah Tahun 1940-an

    Pada tahun 1948, perusahaan rekaman RCA Victor memasarkan musik kaum kulit hitam yang disebut Blues and Rhythm. Pada tahun yang sama, Louis Jordan mendominasi lima besar tangga lagu R&B dengan tiga lagu, dan dua dari lagunya berdasar pada ritme boogie-woogie yang terkenal pada tahun 1940-an. Band Jordan, Tympany Five (1938) terdiri dari dirinya sebagai vokal dan pemain saksofon beserta musisi-musisi lain sebagai pemain trompet, saksofon tenor, piano, bas, dan drum.

    Minggu, 23 Oktober 2011

    Musik Rock

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.23 0 komentar Link ke posting ini
    Musik rock adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada pertengahan tahun 50an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun 40 dan 50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik rock juga mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat (folk music), jazz dan musik klasik.
    Bunyi khas dari musik rock sering berkisar sekitar gitar listrik atau gitar akustik, dan penggunaan back beat yang sangat kentara pada rhythm section dengan gitar bass dan drum, dan kibor seperti organ, piano atau sejak 70-an, synthesizer. Disamping gitar atau kibor, saksofon dan harmonika bergaya blues kadang digunakan sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rock "mempunyai tiga chords, bakcbeat yang konsisten dan mencolok dan melody yang menarik".

    Rap

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.17 0 komentar Link ke posting ini
    Rap adalah salah satu unsur musik Hip-hop. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper. Biasanya, rap diiringi oleh DJ maupun sebuah band.
    Biasanya, rapper seperti penyanyi biasa, yaitu bernyanyi solo. Contohnya adalah Xzibit dan Jay-Z. Ada pula rapper yang menjadi anggota band, misalnya Mike Shinoda dari Linkin Park. Umumnya, rapper berkulit hitam karena banyak rapper berasal dari daerah pinggiran di Amerika Serikat. Di antara sedikit rapper yang berkulit putih adalah Eminem dan Sean Paul. Rapper sering disebut pula dengan MC (Master of Ceremony).
    Untuk mengerti sejarah dari rap, kamu harus tau dua hal: Rap adalah berbicara dengan rima mengikuti ritme atau ketukan beat. Hiphop adalah budaya, jalan hidup (way of life) untuk lingkungan orang-orang yang mengidentifikasi, mencintai, dan menghargai nge-rap, nge-breakdance, nge-Deejay, dan graffiti (Kurtis Blow).

    Musik Jazz

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.10 0 komentar Link ke posting ini

    Jazz (cara pengucapan: [Jes]) adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa.
    Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, trompet, dan saksofon. Elemen penting dalam jazz adalah blue notes, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi, dan shuffle note
    Asal-usul dari jazz kata adalah salah satu yang paling dicari asal-usul kata dalam bahasa Inggris Amerika modern. Bunga intrinsik Kata's - American Dialect Society menamakannya Kata Abad Duapuluh - telah menghasilkan penelitian yang cukup besar, dan sejarahnya dengan baik didokumentasikan. Seperti dijelaskan lebih rinci di bawah, jazz dimulai sebagai istilah slang Pantai Barat sekitar tahun 1912, yang berarti yang bervariasi tetapi tidak mengacu pada musik atau seks. Jazz datang berarti musik jazz di Chicago sekitar tahun 1915. Jazz dimainkan di New Orleans sebelum waktu itu, tapi tidak disebut jazz.

    Musik Tradisional

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.02 0 komentar Link ke posting ini
    Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan sebagai sarana hiburan. Tiga komponen yang saling memengaruhi diantaranya Seniman, musik itu sendiri dan masyarakat penikmatnya. Sedangkan maksudnya untuk memper-satukan persepsi antara pemikiran seniman dan masyarakat tentang usaha bersama dalam mengembangkan dan melestarikan seni musik tradisional. Menjadikan musik tradisional sebagai perbendaharaan seni di masyarakat sehingga musik tradisional lebih menyentuh pada sektor komersial umum.

    Jumat, 07 Oktober 2011

    all about music

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 14.50 0 komentar Link ke posting ini

    Musik klasik merupakan istilah luas yang biasanya mengacu pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.[1]
    Musik klasik Eropa dibedakan dari bentuk musik non-Eropa dan musik populer terutama oleh sistem notasi musiknya, yang sudah digunakan sejak sekitar abad ke-16.[2] Notasi musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat suatu karya musik. Hal ini membatasi adanya praktik-praktik seperti improvisasi dan ornamentasi ad libitum yang sering didengar pada musik non-Eropa (bandingkan dengan musik klasik India dan musik tradisional Jepang) maupun musik populer.[3][4][5]
    Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok dan Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja.

    Alat Musik Modern

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 00.15 0 komentar Link ke posting ini
    Pada masa sekarang, kita lebih sering mendengar lagu di mainkan oleh alat musik barat\Eropa. Biasanya alat musik ini di mainkan secara ansambel gabungan. Ansambel gabungan adalah permainnan musik yang di bersama-sama dengan memakai beberapa jenis alat musik, bisa dari satu keluarga instrumen atau sama sekali berbeda. Ansambel alat musik gesek misalnya terdiri dari Biola,Biola alto, cello, dan bass. Ansambel musik tiupbisa terdiri dari Flute, Saxophone, Terompet, dan trombone. Alat musik pukul misalnya xylophone, timpani, dan drum. Asambel gabungan bisa terdiri dari flute, biola, dan piano.

    Rabu, 07 Desember 2011

    MUSIK SERIOSA

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 19.27 0 komentar Link ke posting ini
    Opera seria atau melodramma serio adalah istilah musik bahasa Italia untuk jenis opera Italia yang "serius", yang terkenal di Eropa dari tahun 1720-an sampai sekitar 1770. Istilah ini digunakan saat opera seria tidak lagi populer, untuk membedakan dari opera buffa, jenis opera komedi yang berasal dari commedia dell'arte.

    Opera seria tidak hanya dihasilkan di Italia, namun juga di Habsburg Austria, Inggris, Dresden, Spanyol, dan lain-lain. Pencipta opera seria antara lain Johann Adolf Hasse, Leonardo Vinci, George Frideric Handel, Tommaso Traetta, Gluck, dan Mozart.

    Senin, 05 Desember 2011

    HIP-HOP

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.25 1 komentar Link ke posting ini
    Hip-hop adalah sebuah gerakan kebudayaan yang mulai tumbuh sekitar tahun 1970’an yang dikembangkan oleh masyarakat Afro-Amerika dan Latin-Amerika. Hip Hop merupakan perpaduan yang sangat dinamis antara elemen-elemen yang terdiri dari MCing (lebih dikenal rapping), DJing, Breakdance, dan Graffiti. Belakangan ini elemen Hip Hop juga diwarnai oleh beatboxing, fashion, bahasa slang, dan gaya hidup lainnya.
    Awalnya pertumbuhan Hip Hop dimulai dari The Bronx di kota New York dan terus berkembang dengan pesat hingga keseluruh dunia. Hip hop pertama kali diperkenalkan oleh seorang Afro-Amerika, Grandmaster Flash dan The Furious Five. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik. "Rapping" kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya, musik tersebut kemudian diisi dengan tarian patah-patah yang dikenal dengan breakdance. Pada perkembangannya Hip Hop juga dianggap sebagai bagian dari seni dan untuk mengekspresikan seni visual muncullah Graffiti sebagai bagaian dari budaya Hip Hop.

    Kamis, 01 Desember 2011

    Keroncong

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 21.28 0 komentar Link ke posting ini
    Keroncong merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik keroncong, flute, dan seorang penyanyi wanita.

    Asal-usul

    Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. Dari daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini. Bentuk awal musik ini disebut moresco (sebuah tarian asal Spanyol, seperti polka agak lamban ritmenya), di mana salah satu lagu oleh Kusbini disusun kembali kini dikenal dengan nama Kr. Muritsku, yang diiringi oleh alat musik dawai. Musik keroncong yang berasal dari Tugu disebut keroncong Tugu. Dalam perkembangannya, masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara, seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara, bahkan hingga ke Semenanjung Malaya. Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an, dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950, dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). Meskipun demikian, musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang.

    Penyanyi

    Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 05.23 0 komentar Link ke posting ini
    Penyanyi adalah orang yang menggunakan suaranya sebagai alat untuk menciptakan musik.
    Ada beberapa macam penyanyi:  
    •  penyanyi utama (yang menyanyikan paling banyak bagian sebuah lagu)
    • penyanyi latar (yang menyanyikan sebagian dari lagu dan memberikan vokal tambahan bagi penyanyi utama)
    Kategori
      Penyanyi biasanya dikategorikan menurut jenis kelamin: 

      Kamis, 24 November 2011

      Drama Musikal

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 23.51 0 komentar Link ke posting ini
      Drama musikal adalah satu bentuk ekspresi kesenian yang dikolaborasikan antara musik, laku, gerak dan tari, yang menggambarkan suatu cerita yang dikemas dengan tata koreografi dan musik yang menarik sehingga terbentuklah sebuah drama musik atau kadang di kenal dengan “musical play”
      Faktor emosional dari drama – humor, cinta, amarah – dikomunikasikan lewat kata – kata, musik, gerakan, dan aspek teknis dari hiburan yang digabungkan secara keseluruhan

      Rabu, 23 November 2011

      Musik Nusantara

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 19.32 0 komentar Link ke posting ini
      Pengertian Musik Nusantara
      Musik Nusantara adalah seluruh musik yang berkembang di Nusantara ini, yang menunjukkan atau menonjolkan ciri keindonesiaan, baik dalam bahasa maupun gaya melodinya. Musik Nusantara terdiri dari musik tradisi daerah, musik keroncong, musik dangdut, musik langgam, musik gambus, musik perjuangan, dan musik pop.

      B.            Sejarah Musik Nusantara


      Terdapat tahapan- tahapan perkembangan musik Indonesia (nusantara). tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

      Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- Buddha

      Pada masa ini, musik dipakai sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi- bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya.

      MUSIK ANSAMBEL

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.55 0 komentar Link ke posting ini

      Pada zaman dahulu, orang menciptakan musik semata-mata untuk kepentingan upacara ritual, yaitu sebagai pengantar doa kepada dewa atau sesuatu yang mereka percayai. Musik yang mereka ciptakan, belum menggunakan alat-alat musik sebagaimana kita ketahui saat ini.

      Seiring dengan perkembangan peradaban manusia, alat musik mengalami perubahan. Sebelumnya, orang yang hanya memanfaatkan tubuh sebagai alat musik dan hanya bersifat ritmis.
      Musik merupakan napas bagi kehidupan semua orang. Musik mampu menyatukan berbagai perbedaan yang ada di antara manusia. Bahkan, musik mampu menjadi media komunikasi di antara semua lapisan masyarakat tanpa memperdulikan perbedaan harkat dan martabat.
      Perkembangan yang terjadi pada musik saat ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan tatanan kehidupan manusia. Musik saat ini tidak lagi dijadikan sarana peribadatan, tetapi sudah menjadi sarana hiburan dan pendidikan. Musik saat ini telah menjadi sesuatu yang universal dan dapat dinikmati semua orang.

      Senin, 21 November 2011

      Fonologi

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 08.20 0 komentar Link ke posting ini
      Pengertia fonologi adalah bagian tata bahasa atau bidang ilmu bahasa yang menganalisis bunyi bahasa secara umum. Istilah fonologi ini berasal dari gabungan dua kata Yunani yaitu phone yang berarti bunyi dan logos yang berarti tatanan, kata, atau ilmu disebut juga tata bunyi. Fonologi terbadi dari dua bagian, yaitu Fonetik dan Fonemik.
      Fonetik adalah bagian fonologi yang mempelajari cara menghasilkan bunyi bahasa atau bagaimana suatu bunyi bahasa diproduksi oleh alat ucap manusia.
      Fonemik adalah bagian fonologi yang mempelajari bunyi ujaran menurut fungsinya sebagai pembeda arti.
      istilah lain yang berkaitan dengan Fonologi antara lain fona, fonem, konsonan, dan vokal.
      pengertian fonologi

      Paranada

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 08.13 0 komentar Link ke posting ini





      Paranada terdiri atas lima garis dan empat spasi.
      Dalam notasi musik balok, paranada adalah lima garis horisontal tempat not ditulis. Not dapat diletakkan di garis atau di antara garis (spasi) paranada. Garis paranada diberi nomor dari bawah ke atas; garis paling bawah disebut garis pertama dan garis paling atas disebut garis kelima. Not yang terletak di garis atau spasi lebih tinggi berarti memiliki tinggi nada lebih tinggi.
      Not pada paranada dibaca dari kiri ke kanan. Not yang terletak di sebelah kiri dimainkan sebelum not di sebelah kanan.

      Tangga nada diatonik

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 08.02 0 komentar Link ke posting ini

      Dalam teori musik, skala diatonik adalah komponen dasar teori musik dunia Barat. Skala diatonik memiliki tujuh not yang berbeda dalam satu oktaf. Not-not ini adalah not-not putih pada piano. Dalam notasi solmisasi, not-not tersebut adalah "Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si". (Kadang-kadang, 'Si' direpresentasikan dengan 'Ti' agar huruf pertama setiap not berbeda).

      Skala mayor dimulai dengan not pertama (Do), dan berakhir sampai not 'Do' yang ada satu oktaf diatas Do yang pertama.

      Rabu, 16 November 2011

      Piano

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 20.09 0 komentar Link ke posting ini

      Piano adalah alat musik yang dimainkan dengan jari-jemari tangan. Pemain piano disebut pianis.

      Pada saat awal-awal diciptakan, suara piano tidak sekeras piano abad XX-an, seperti piano yang dibuat oleh Bartolomeo Cristofori (16551731) buatan 1720. Pasalnya, tegangan senar piano kala itu tidak sekuat sekarang. Kini piano itu dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York.
      Meskipun siapa penemu pertama piano, yang awalnya dijuluki gravecembalo col piano e forte (harpsichord dengan papan tuts lembut dan bersuara keras), masih menjadi perdebatan, banyak orang mengakui, Bartolomeo Cristofori sebagai penciptanya. Piano juga bukan alat musik pertama yang menggunakan papan tuts dan bekerja dengan dipukul. Alat musik berprinsip kerja mirip piano telah ada sejak 1440.
      Piano sendiri lahir dari keinginan untuk menggabungkan keindahan nada clavichord dengan kekuatan harpsichord. Hasrat itu mendorong Marius dari Paris (1716), Schroter dari Saxony (1717), dan Christofori (1720) dari Padua, Italia, untuk membuat piano. Namun, hasil utuh dan lengkap cuma ditunjukkan Bartolomeo Christofori. Dari piano ciptaan pemelihara harpsichord dan spinet (harpsichord kecil) di Istana Florentine - kediaman Pangeran Ferdinand de’Medici - inilah piano modern berakar.
      Pada pertengahan abad XVII piano dibuat dengan beberapa bentuk. Awalnya, ada yang dibuat mirip desain harpsichord, dengan dawai menjulang. Piano menjadi lebih rendah setelah John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya menjadi sejajar lantai. Lalu, dengan munculnya tuntutan instrumen musik lebih ringan, tidak mahal, dan dengan sentuhan lebih ringan, para pembuat piano Jerman menjawabnya dengan piano persegi. Sampai 1860 piano persegi ini mendominasi penggunaan piano di rumah.

      Rabu, 02 November 2011

      Notasi Musik

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 20.58 0 komentar Link ke posting ini
      Notasi musik adalah sistem penulisan karya musik. Dalam notasi musik, nada dilambangkan oleh notnada dan not saling dipertukarkan penggunaannya). Tulisan musik biasa disebut partitur. (walaupun kadang istilah
      Notasi musik standar saat ini adalah notasi balok, yang didasarkan pada paranada dengan lambang untuk tiap nada menunjukkan durasi dan ketinggian nada tersebut. Tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Durasi nada ditunjukkan dalam ketukan.
      Terdapat pula bentuk notasi lain, misalnya notasi angka yang juga digunakan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia, India, dan Tiongkok

      Notasi Gregorian awal notasi balok
      Notasi Gregorian, ditemukan oleh Paus Agung Gregori pada tahun 590, adalah awal penulisan musik dengan not balok. Namun, Notasi Gregorian belum ada panjang nada (dinyanyikan sesuai perasaan penyanyi) dan masih dengan balok not yang 4 baris.
      Gambar sebelah: Diambil dari Kyrie eleison (Orbis factor).

      Jumat, 28 Oktober 2011

      Alat Musik

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 00.22 0 komentar Link ke posting ini
      Alat musik merupakan suatu instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk tujuan menghasilkan musik. Pada prinsipnya, segala sesuatu yang memproduksi suara, dan dengan cara tertentu bisa diatur oleh musisi, dapat disebut sebagai alat musik. Walaupun demikian, istilah ini umumnya diperuntukkan bagi alat yang khusus ditujukan untuk musik. Bidang ilmu yang mempelajari alat musik disebut organologi.

      Alat musik berdasarkan sumber bunyinya

      Rabu, 26 Oktober 2011

      Komposer

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 21.27 0 komentar Link ke posting ini
      Sebuah komposer (Latin com + ponere, harfiah "orang yang menempatkan bersama-sama") adalah orang yang menciptakan musik , baik dengan notasi musik atau tradisi lisan , untuk interpretasi dan kinerja , atau melalui manipulasi langsung dari bahan sonik melalui media elektronik [ klarifikasi diperlukan ] . The level of distinction between composers and other musicians varies, which affects issues such as copyright [ specify ] and the deference given to individual interpretations of a prticular piece of music. [ citation needed ] In the development of European music , the function of composing music initially did not have much greater importance than thata of performing it. [ citation needed ] The preservation of individual compositions did not receive enormous attention and musicians generally had no qualms about modifying compositions for performance. Tingkat perbedaan antara komposer dan musisi

      Orkestra

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 21.22 0 komentar Link ke posting ini
      Orkestra adalah kelompok musisi yang memainkan alat musik bersama. Mereka biasanya memainkan musik klasik. Orkestra yang besar kadang-kadang disebut sebagai "orkestra simponi". Orkestra simponi memiliki sekitar 100 pemain, sementara orkestra yang kecil hanya memiliki 30 atau 40 pemain. Jumlah pemain musik bergantung pada musik yang mereka mainkan dan besarnya tempat mereka bermain.
      Sebuah orkestra adalah cukup besar ansambel instrumen yang berisi bagian dari string, kuningan, Eropa:, dan instrumen perkusi. The term orchestra derives from the Greek ορχήστρα , the name for the area in front of an ancient Greek stage reserved for the Greek chorus . Orkestra Istilah berasal dari Yunani ορχήστρα, nama untuk area di depan sebuah panggung Yunani kuno disediakan untuk chorus Yunani . The orchestra grew by accretion throughout the 18th and 19th centuries, but changed very little in composition during the course of the 20th century. Orkestra tumbuh akresi sepanjang abad 18 dan 19, namun sangat sedikit berubah dalam komposisi selama abad ke-20.
      Dublin Philharmonic Orchestra Dublin Philharmonic Orchestra

      Selasa, 25 Oktober 2011

      Musik Reggae

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 04.13 0 komentar Link ke posting ini
      Reggae adalah suatu aliran musik yang awalnya dikembangkan di Jamaika pada akhir era 60-an. Sekalipun kerap dipergunakan secara luas untuk menyebut hampir segala jenis musik Jamaika, istilah reggae lebih tepatnya merujuk pada gaya musik khusus yang muncul mengikuti perkembangan ska dan rocksteady.
      Reggae berbasis pada gaya ritmis yang bercirikan aksen pada off-beat atau sinkopasi, yang disebut sebagai skank. Pada umumnya reggae memiliki tempo lebih lambat daripada ska maupun rocksteady. Biasanya dalam reggae terdapat aksentuasi pada ketukan kedua dan keempat pada setiap bar, dengan gitar rhythm juga memberi penekanan pada ketukan ketiga; atau menahan kord pada ketukan kedua sampai ketukan keempat dimainkan. Utamanya "ketukan ketiga" tersebut, selain tempo dan permainan bassnya yang kompleks yang membedakan reggae dari rocksteady, meskipun rocksteady memadukan pembaruan-pembaruan tersebut secara terpisah.


      Musik Dangdut

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 04.08 0 komentar Link ke posting ini
      Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.

      Musik Pop

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 03.59 0 komentar Link ke posting ini

      Musik populer atau Musik pop adalah nama bagi aliran-aliran musik yang didengar luas oleh pendengarnya dan kebanyak bersifat komersial.
      Musik populer pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1920 di mana rekaman pertama kali dibuat berdasarkan penemuan Thomas Edison, dibedakan dengan Musik Klasik, Musik Jazz, Musik Tradisional, Musik Blues, kemudian juga berkembang ke negara-negara lain sedunia.

      Sejarah Musik Pop sejak 1920

      Musik R&B

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 03.45 0 komentar Link ke posting ini
      R&B (ditulis juga RnB, singkatan dari rhythm and blues) adalah genre musik populer yang menggabungkan jazz, gospel, dan blues, yang pertama kali diperkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika. Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik di Amerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard.[1] Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni 1949.[2] Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues and Rhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaan rekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal.

      Sejarah Tahun 1940-an

      Pada tahun 1948, perusahaan rekaman RCA Victor memasarkan musik kaum kulit hitam yang disebut Blues and Rhythm. Pada tahun yang sama, Louis Jordan mendominasi lima besar tangga lagu R&B dengan tiga lagu, dan dua dari lagunya berdasar pada ritme boogie-woogie yang terkenal pada tahun 1940-an. Band Jordan, Tympany Five (1938) terdiri dari dirinya sebagai vokal dan pemain saksofon beserta musisi-musisi lain sebagai pemain trompet, saksofon tenor, piano, bas, dan drum.

      Minggu, 23 Oktober 2011

      Musik Rock

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.23 0 komentar Link ke posting ini
      Musik rock adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada pertengahan tahun 50an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun 40 dan 50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik rock juga mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat (folk music), jazz dan musik klasik.
      Bunyi khas dari musik rock sering berkisar sekitar gitar listrik atau gitar akustik, dan penggunaan back beat yang sangat kentara pada rhythm section dengan gitar bass dan drum, dan kibor seperti organ, piano atau sejak 70-an, synthesizer. Disamping gitar atau kibor, saksofon dan harmonika bergaya blues kadang digunakan sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rock "mempunyai tiga chords, bakcbeat yang konsisten dan mencolok dan melody yang menarik".

      Rap

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.17 0 komentar Link ke posting ini
      Rap adalah salah satu unsur musik Hip-hop. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper. Biasanya, rap diiringi oleh DJ maupun sebuah band.
      Biasanya, rapper seperti penyanyi biasa, yaitu bernyanyi solo. Contohnya adalah Xzibit dan Jay-Z. Ada pula rapper yang menjadi anggota band, misalnya Mike Shinoda dari Linkin Park. Umumnya, rapper berkulit hitam karena banyak rapper berasal dari daerah pinggiran di Amerika Serikat. Di antara sedikit rapper yang berkulit putih adalah Eminem dan Sean Paul. Rapper sering disebut pula dengan MC (Master of Ceremony).
      Untuk mengerti sejarah dari rap, kamu harus tau dua hal: Rap adalah berbicara dengan rima mengikuti ritme atau ketukan beat. Hiphop adalah budaya, jalan hidup (way of life) untuk lingkungan orang-orang yang mengidentifikasi, mencintai, dan menghargai nge-rap, nge-breakdance, nge-Deejay, dan graffiti (Kurtis Blow).

      Musik Jazz

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.10 0 komentar Link ke posting ini

      Jazz (cara pengucapan: [Jes]) adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa.
      Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, trompet, dan saksofon. Elemen penting dalam jazz adalah blue notes, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi, dan shuffle note
      Asal-usul dari jazz kata adalah salah satu yang paling dicari asal-usul kata dalam bahasa Inggris Amerika modern. Bunga intrinsik Kata's - American Dialect Society menamakannya Kata Abad Duapuluh - telah menghasilkan penelitian yang cukup besar, dan sejarahnya dengan baik didokumentasikan. Seperti dijelaskan lebih rinci di bawah, jazz dimulai sebagai istilah slang Pantai Barat sekitar tahun 1912, yang berarti yang bervariasi tetapi tidak mengacu pada musik atau seks. Jazz datang berarti musik jazz di Chicago sekitar tahun 1915. Jazz dimainkan di New Orleans sebelum waktu itu, tapi tidak disebut jazz.

      Musik Tradisional

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 02.02 0 komentar Link ke posting ini
      Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan sebagai sarana hiburan. Tiga komponen yang saling memengaruhi diantaranya Seniman, musik itu sendiri dan masyarakat penikmatnya. Sedangkan maksudnya untuk memper-satukan persepsi antara pemikiran seniman dan masyarakat tentang usaha bersama dalam mengembangkan dan melestarikan seni musik tradisional. Menjadikan musik tradisional sebagai perbendaharaan seni di masyarakat sehingga musik tradisional lebih menyentuh pada sektor komersial umum.

      Jumat, 07 Oktober 2011

      all about music

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 14.50 0 komentar Link ke posting ini

      Musik klasik merupakan istilah luas yang biasanya mengacu pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.[1]
      Musik klasik Eropa dibedakan dari bentuk musik non-Eropa dan musik populer terutama oleh sistem notasi musiknya, yang sudah digunakan sejak sekitar abad ke-16.[2] Notasi musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat suatu karya musik. Hal ini membatasi adanya praktik-praktik seperti improvisasi dan ornamentasi ad libitum yang sering didengar pada musik non-Eropa (bandingkan dengan musik klasik India dan musik tradisional Jepang) maupun musik populer.[3][4][5]
      Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok dan Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja.

      Alat Musik Modern

      Diposting oleh Jessica Esmeranda Chairani di 00.15 0 komentar Link ke posting ini
      Pada masa sekarang, kita lebih sering mendengar lagu di mainkan oleh alat musik barat\Eropa. Biasanya alat musik ini di mainkan secara ansambel gabungan. Ansambel gabungan adalah permainnan musik yang di bersama-sama dengan memakai beberapa jenis alat musik, bisa dari satu keluarga instrumen atau sama sekali berbeda. Ansambel alat musik gesek misalnya terdiri dari Biola,Biola alto, cello, dan bass. Ansambel musik tiupbisa terdiri dari Flute, Saxophone, Terompet, dan trombone. Alat musik pukul misalnya xylophone, timpani, dan drum. Asambel gabungan bisa terdiri dari flute, biola, dan piano.
       

      all about music Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal